Berita

syarief hasan/ist

Menteri Syarief akan Kaji Dugaan Adanya Tumpang Tindih Pengembangan UMKM

JUMAT, 24 DESEMBER 2010 | 10:20 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan mengkaji
dugaan adanya tumpang tindih pengembangan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pasalnya, selama ini ada beberapa kementerian atau lembaga yang membina UMKM secara sendiri-sendiri sehingga tak jarang segmen atau sasarannya sama.

Kajian itu untuk memastikan apakah pola pembinaan UMKM yang dilakukan berbagai kementerian atau lembaga masih efektif atau harus terintegrasi ke dalam satu kementerian saja.

Kajian itu untuk memastikan apakah pola pembinaan UMKM yang dilakukan berbagai kementerian atau lembaga masih efektif atau harus terintegrasi ke dalam satu kementerian saja.

"Kita kaji dulu, apakah memang benar terjadi tumpang tindih seperti itu atau tidak. Tapi saya pikir selama ini UMKM yang ada itu memiliki targetnya masing-masing. Makanya kita lihat hasil kajiannya nanti," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan di Jakarta, Kamis petang (23/12) . 

Kajian itu diperkirakan akan makan waktu satu semester. Sebab anggaran pembinaan UMKM juga tersebar di tiap kementerian/lembaga tersebut. Akibatnya, jelas Syarif, tidak mudah jika tiba-tiba semua disatupintukan, karena UMKM memiliki cakupan yang cukup besar.

"Bisa saja nanti berupa kombinasi, artinya ada yang disesuaikan dengan harapan kalau diselenggarakan secara bersama oleh beberapa kementerian, tujuannya untuk percepatan. Kita juga perlu kerja sama untuk mengelola secara maksimal," jelasnya. [zul]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Nyepi di Tengah Ramadan Perkuat Persaudaraan Lintas Iman

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01

Bedah Trailer 'Spider-Man: Brand New Day', Mengungkap Daftar Pemain dan Kandidat Musuh Utama

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:49

Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Naik Signifikan

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47

Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut hingga Pagi

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:20

TNI Disarankan Ambil Alih Penanganan Kasus Andrie Yunus dari Kepolisian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:14

Inspirasi Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Penuh Kedamaian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:12

Dokter Tifa Bantah Rumor Temui Jokowi

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:47

Dampak Perang Iran, Bank Sentral UEA Gelontorkan Paket Penopang Likuiditas

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:46

Dugaan Perintah Atasan di Balik Teror Aktivis Harus Diungkap

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:25

Mudik Lebaran Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:08

Selengkapnya