Berita

kemenkop ukm/ist

DITAKSIR RUGI 60 MILIAR

Menkop dan UKM Data Ulang Debitor KUR Korban Merapi

SELASA, 23 NOVEMBER 2010 | 21:16 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM terus menggencarkan pendataan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bermasalah di Merapi. Ini disinkronisasi dengan pendataan dari tim Menko Perekonomian yang sebelumnya mengestimasi kerugian mencapai Rp 60 miliar.

Deputi Kemenkop Bidang Restrukturisasi Usaha Chairul Djamhari, menyatakan, pendataan yang dilakukan Kemenkop dan UKM bersifat melengkapi data yang sudah diberikan oleh Menko Perekonomian.

”Jadi bukan mendata ulang, tapi melengkapi. Karena data ini sudah kami kumpulkan dari berbagai sumber, seperti perbankan di daerah sana,” tegas dia.


Untuk itu Menkop sudah menugaskan Deputi Bidang Pengkajian untuk mempercepat pendataan di Kabupaten-Kabupaten di sekitar kawasan Merapi.

”Hasil pendataan itu yang akan menjadi titik tolak untuk berbagai kebijakan yang akan diterapkan nanti,” kata Chairul.

Sebelumnya, Menkop dan UKM  mengunjungi dusun Glagaharjo, Cangkringan, Yogyakarta yang hancur terkena erupsi Gunung Merapi. Di dusun ini, Koperasi Ternak Saran Makmur mengalami kerugian besar, di mana lebih 1.200 sapi perah milik anggotanya mati terkena awan panas.

"Saya sudah lihat koperasi peternakan yang memiliki 1.500 sapi perah, di mana 1.200 di antaranya mati. Kita akan bangun kembali infrastrukturnya, bangunan koperasi yang rusak, memberi bantuan ternak, serta suntikan modal (baru) lewat KUR sehingga koperasinya hidup lagi," kata Syarif di Yogyakarta, akhir pekan lalu.
           
Di tempat terpisah, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengemukakan, potensi kerugian KUR akibat bencana Merapi mencapai Rp 60,062 miliar.

Menurut keterangan Menko Hatta Rajasa, pemerintah akan menanggung potensi kerugian tersebut sebesar 70 persen. Tapi dengan syarat, kerugian tersebut sudah masuk kategori peringkat kolektibilitas 3-4. Pendataannya saat ini masih terus dilangsungkan.

Dari rincian yang dipaparkan Hatta akhir pekan lalu itu., berdasarkan urutan kerugian terbesar yakni BRI mendera kerugian sebesar Rp 37,776 miliar, PT Bank Syariah Mandiri sebesar Rp 16,165 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk sebesar Rp 2,996 miliar, PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp1,650 miliar, PT Bank Bukopin Tbk sebesar Rp 750 juta, BPD Yogyakarta sebesar Rp 605 juta, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk sebesar Rp120 juta. [arp]

 


 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya