Berita

Humprey Djemat

TKI DISIKSA

AAI Siapkan Pengacara Terbaik Untuk Sumiati

JUMAT, 19 NOVEMBER 2010 | 21:25 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) bekerjasama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) akan memberikan  bantuan hukum gratis untuk Sumiati, TKI yang menjadi korban penganiayaan majikannya di Arab Saudi.

“Langkah yang dilakukan AAI ini bukan sekedar wacana tapi kongkret.
Langkah pertama kita bekerjasama dengan Badan Nasional Penempatan dan
Perlindungan TKI (BNP2TKI),” kata Ketua AAI Humphrey Djemaat di kantor Badan
Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Jumat (19/11).

Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Jumat (19/11).

Menurutnya, apa yang dilakukan AAI merupakan salah satu bentuk kepedulian lembaganya secara cuma-cuma, tapi professional. “Kita akan kerahkan pengacara terbaik,” katanya

Selain itu, teknis bantuan yang akan diberikan, AAI, berkoordinasi terlebih
dahulu dengan lembaga bantuan hokum, kepolisian dan kejaksaan  yang ada di Arab
Saudi, .

“Kita akan  berkoordinasi dengan penegak hukum di negara tersebut, Untuk
kemudian AAI akan melakukan langkah-langkah lanjutan,” katanya.

Selain, akan membuat jera majikan yang melakukan penganiyaan terhadap TKI, Humphrey juga akan mencoba memikirkan sanksi ganti rugi yang setimpal buat
Sumiat.

“Kita yakin AAI yang beranggotakan lebih dari enam ribu advokat bisa melakukan sesuatu yang produktif dalam kasus ini,” ungkapnya.

“Kita langsung terjun, apa yang terbaik untuk TKI. Kalau Sumiyati ini kasuistis. Peran lawyer untuk memberikan kekuatan pada proses hukum. Agar tidak hanya prosedural, tapi juga bisa dijadikan pelajaran bagi yang ada di negara tersebut,” tutup Humphrey. [zul]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Inilah Jurus GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Driver

Rabu, 28 Januari 2026 | 00:08

Relawan SPPG Didorong Bersertifikasi

Rabu, 28 Januari 2026 | 00:04

Ulama Asal Madura Raih Summa Cum Laude di Universitas Al-Azhar

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:44

Penolakan Publik soal Posisi Polri di Bawah Kementerian Capai 71,9 Persen

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:28

MUI Sarankan RI Mundur dari Board of Peace

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:21

GAN Minta Mabes Polri Gelar Perkara Khusus Kasus Pemalsuan IUP

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18

Jelang HPN 2026, JMSI Kaltim Dorong Pers Adaptif Hadapi Perubahan Perilaku Gen Z

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18

Asta Cita Prabowo Tak Boleh Berhenti Sebatas Slogan Politik

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:01

Pusjianmar Seskoal Bedah MDA Bersama Pakar dari British Royal Navy

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Inggris

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:55

Selengkapnya