Berita

Wawancara

WAWANCARA

Teguh Raharjo: Relawan Sejati Selalu Membantu Meski Nyawa jadi Taruhannya

SABTU, 13 NOVEMBER 2010 | 08:25 WIB

RMOL. Lima anggotanya telah tewas akibat keganasan meletusnya Gunung Merapi, tapi tidak menyurutkan para relawan lain yang tergabung dalam Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk terus melayani.

“Kami kehilangan dan bersedih, itu sudah pasti. Tapi kami juga merasa bersedih kalau hanya ber­pangku tangan di saat ada sau­dara-saudara kita yang mem­butuhkan bantuan,” ujar Koman­dan Tagana, Teguh Raharjo ke­pada Rakyat Merdeka, melalui via telepon, dari Yogyakarta, kemarin.

Menurut ayah 3 anak ini, lima anggotanya itu telah memberikan yang terbaik, ini tentunya mem­beri semangat agar terus mem­bantu para korban Merapi.


“Untuk menjadi relawan harus berangkat dari hati. Ini namanya relawan sejati yang selalu siap membantu sesama meski nyawa taruhannya,”
ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:
    
Kenapa sampai rela berkor­ban seperti itu?
Buat kami itu adalah panggilan hati agar bisa membantu saudara-saudara kita yang terkena ben­cana, tentunya siap juga degan risikonya. Inilah relawan yang tulus dan ikhlas.

Berapa anggotanya?
Di Yogya ada 1.200-an orang. Yang aktif  dalam membantu kor­ban meletusnya Gunung Merapi sebanyak 850 orang. Sekarang ini dikurangi 5 teman kami yang meninggal. Jadi, jumlahnya 845 orang.  

Apa saja bantuan pemerin­tah terhadap anggota Tagana yang meninggal itu?
Ada semacam tali kasih yang diberikan Kemensos sebesar  Rp 5 juta per orang.

Itu saja?
Bagi relawan yang punya anak, kami juga menghimpun dana dari lembaga-lembaga yang kita kenal sudah ikut membantu kami.

Apa saja yang sudah dilaku­kan untuk korban meletusnya Gu­nung Merapi?
Tagana lebih memperhatikan bantuan-bantuan logistik untuk saudara-saudara kita yang ada di barak-barak dan pengung­sian. Kami buka dapur umum, kami juga sedikit membantu yang trauma, dan distribusi ban­tuan yang saat ini sedang mem­bu­tuh­kan. Karena ini sudah ter­struktur dengan baik di level tingkatan. Kami juga dibantu oleh teman-teman dari Tagana yang lain.

Dari mana saja?
Dari teman-teman di Jawa Ti­mur (Malang), Sulawesi Selatan (Gorontalo), NTB, DKI, Jawa Barat, Sumatera Selatan.  Itu se­mua yang sudah datang ke Yogya untuk membantu kami. 

Adakah bantuan dari peme­rin­tah untuk para relawan?
Ada, sebab kami itu bergabung di dalam Kementerian Sosial (Kemensos). Tapi mereka hanya diberi bantuan operasional se­lama di lapangan.

Berapa anggaran untuk ope­ra­sional?
Nggak, etis lah. Yang jelas,  hanya sekadar tali asih dari Ke­mensos untuk operasional saja.

O ya, sejak kapan jadi rela­wan?
Sejak 1991. Kemudian tahun 2004 dibentuk Tagana.

Sudah kemana saja jadi re­lawan?
Sudah banyaklah. Bencana di Sumatera dan di Jawa. Pokoknya sudah banyak.

Waktu menjadi relawan, apa­kah ada tantangan dari ke­luarga?
Nggak, sebab sebelum saya berkeluarga sudah bergabung de­ngan relawan. Yakni aktif di Palang Merah Indonesia (PMI). [RM]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya