RMOL. Kapolri Timur Pradopo mengatakan, semua pihak yang diduga meloloskan tersangka kasus pajak Gayus Tambunan kabur dari tahanan akan diproses secara pidana.
“Tuntutan terberat kita keÂnakan. Silakan masyarakat mengiÂkutinya nanti dalam persiÂdangan umum,’’ ujarnya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
Gayus bikin heboh gara-gara keluar dari Rutan Brimob KeÂlapa Dua, Depok, 3 November lalu. Yang bikin heboh lagi, salah seorang fotografer memotret pria mirip Gayus saat menyakÂsikan semifinal turnamen tenis ComÂmonwealth yang digelar di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Jumat lalu. Dalam foto ini, kemÂbaran GaÂyus terlihat sedang mengaÂbadikan sesuatu lewat handÂphone-nya.
Akibat Gayus keluar dari tahaÂnan ini, kepolisian sedang mengÂinÂvestigasi sembilan anggotanya. Mereka adalah Kompol IS ( KeÂpala Rutan Brimob Kelapa Dua, Depok), Briptu BH, Briptu DA, Briptu DS, Briptu AD, Bripda ES, Bripda JP, Bripda S dan Bripda B. Kesembilannya teranÂcam diÂpecat dari satuannya.
Timur Pradopo selanjutnya mengatakan, pihaknya tidak main-main terhadap adanya peÂlanggaran hukum. Tapi semuaÂnya diserahkan ke pengadilan. Di sini masih tetap berlaku asas praduga tak bersalah.
“Itu bagian dari penegakan hukum yang kami lakukan,†ucapnya.
Berikut kutipan wawancara dengan bekas Kapolda Metro Jaya itu:Apa kepolisian serius memÂbawa kasus ini ke persidangan umum?Intinya begini, mereka yang terlibat nanti akan menghadapi tuntutan pidana. Yang sembilan orang itu. Tapi kita akan tetap menghormati yang namanya azas praduga tak bersalah.
Apa sudah diselidiki dugaan suap terhadap penjaga tahaÂnan itu?Informasi semua kita terima, nanti akan kita kembangkan daÂlam penyidikan. Jadi semuanya akan kita proses secara cepat.
Termasuk menyelidiki seÂringÂnya Gayus keluar taÂhaÂnan?Ya semuanya. Setiap informasi kita proses dalam peÂnyidikan. Jadi, tunggu saja proÂses sidangÂnya. Saya kira begitu.
Gayus bisa keluar masuk penÂÂjara, ini berarti pengawaÂsanÂnya lemah dong?
Dia izin dengan alasan berobat, tapi digunakan tidak pada semesÂtiÂnya. Itu yang kita proses untuk evaluasi agar tidak terulang kemÂbali seperti itu.
Apa yang dievaluasi?Bagian dari reformasi kita akan pastikan tidak akan terjadi hal yang sama di rumah tahanan itu. Yang pasti kontrol makin diperÂketat, pengawasan akan berlapis begitu.
Kabarnya Gayus berupaya kaÂbur ke luar negeri?Nggak benar itu.
O ya, apa penjagaan terhaÂdap Gayus diperketat?Saya kira bukan hanya GaÂyus, tapi seluruh tahanan. Ke deÂpan, semua prosedur akan kita taati.
[RM]