Berita

Dubes Iran: Obama tak Beda dengan Pendahulunya

KAMIS, 11 NOVEMBER 2010 | 15:04 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama tak beda dengan pendahulunya, George W. Bush. Keduanya sama-sama presiden yang gemar menggelar perang.

Demikian antara lain disampaikan Dutabesar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mahmoud Farazandeh, saat berkunjung ke ruang redaksi Rakyat Merdeka, di Graha Pena, Jakarta beberapa saat lalu (Kamis, 11/11).

“Obama tidak ada bedanya. Katanya ingin mengakhiri perang. Tetapi ia menambah 30 ribu tentara Amerika di Afghanistan. Di saat terjadi peningkatan pembunuhan di Irak, ia diundang ke Oslo dan diberi Nobel Perdamaian,” ujar Mahmoud.

“Jadi kredibilitas Nobel Perdamaian itu juga dipertanyakan,” sambungnya.

Menurutnya, yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat saat ini adalah mengubah taktik untuk menaklukkan negara-negara berkembang, termasuk negara Muslim.

“Tetapi masyarakat Indonesia terbawa pada suasana hanyut pada Menteng Boy, nasi goreng, dan semua enak yang disampaikan Obama,” ujar Mahmoud lagi.

Dia mengingatkan, di saat masyarakat Indonesia mengelu-elukan Obama, rakyat di negara-negara Muslim memiliki perasaan yang berbeda. Menurut mereka, Obama sama dengan para pendahulunya yang ingin menjadikan Amerika Serikat sebagai penguasa tunggal dunia.

Pendekatan yang dilakukan Obama saat ini, masih katanya, sama dengan pesan slogan saat Amerika Serikat menyerang Irak tahun 2003 lalu.

“Mereka ingin merebut hati dan pikiran orang Irak,” demikian Mahmoud. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya