Berita

Jangan Gayus yang Nyelonong, Timur yang Tersudut

SELASA, 09 NOVEMBER 2010 | 10:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kasus keluarnya Gayus Tambunan dari tahanan Kepolisian di Mako Brimob Kelapa Dua, masih jadi tanda tanya. Apakah benar anggota mafia pajak ini betul-betul sampai singgah di Bali untuk nonton pertandingan tenis?

"Kalau memang itu benar-benar Gayus ada di Bali itu betul-betul tanggung jawab kepolisian untuk mengusut mengapa bisa terjadi itu. Irwasum dan Propam berwenang. Kasus ini sama sekali mencoreng penegakan hukum dan kepercayaan masyarakat. Tapi itu kalau benar Gayus ke Bali," ujar penasihat ahli Kapolri, Kastorius Sinaga, kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (9/11).

Kastorius berpendapat, kalau Gayus bisa keluar tanpa alasan sesuai aturan berlaku, kesalahan ada pada para pengurus tahanan  Brimob. Dan, akan terlalu dipolitisasi kalau pertanggungjawaban sampai ditagih ke level Kapolri Jenderal Timur Pradopo.


"Saya kira terlalu dipolitisasi kalau ini dipojokkan pada Pak Timur. Ini kan persoalan tahanan Brimob sana. Apakah kalau benar di Bali benar-benar hasil perbuatan konspiratif. Kalau tidak, ini kelalaian petugas Rutan di Brimob," tegasnya.

Terkait nyelonongnya Gayus keluar Rutan, ia ingatkan, persoalan utama saat ini terletak pada sistem rumah tahanan atau LP, sebagai salah satu simpul yang penting di dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hukum. 

"Kita harus perbaiki total. Semua sistem Rutan dan LP itu sama. Kalau dalam konteks Gayus, dia kan tahanan titipan di Rutan Brimob. Jelas ada tanggung jawab Kemenkumham, karena satu sistem yang sama standarnya," papar Kastorius.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya