Berita

KUNKER KE LN

Priyo Tidak Peduli Sumber Dana, BAKN Harus Tunda ke Belanda

SENIN, 08 NOVEMBER 2010 | 18:08 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso terkejut mendengar kabar bahwa Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR sudah memastikan keberangkatan studi banding ke Belanda, 15-19 November mendatang.

Mengapa ia terkejut? "Karena saya dengarnya beberapa hari lalu akan ditunda sampai situasi di negeri kita benar-benar pulih dari bencana," ujar Priyo di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Senin (8/11).

Ketika mengetahui BAKN sudah memastikan keberangkatan lewat konferensi pers tadi pagi di DPR, Priyo mengaku menyesalinya. Meskipun, BAKN tidak memakai uang negara melainkan dana hibah dari Belanda lewat Bank Pembangunan Asia.


"Sekarang bukan masalah pakai dana dari mana. Mau pakai APBN sah-sah saja tak usah dimarahi," kata Priyo.

"Menurut hemat saya yang jadi soal adalah suasana negeri yang lagi prihatin ini. Saya termasuk yang sarankan ini ditunda. Saya malah tidak permasalahkan dari mana dana itu," jelasnya.

Meskipun hanya diikuti empat orang, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR tetap memutuskan berangkat ke Belanda pada 15 November mendatang.

Keempat anggota BAKN DPR yang bertolak ke Belanda adalah Muhammad Sohibul Imam (FPKS), Nur Yasin (FPKB), dan Mustafa Assegaf (FPPP) dan Eva Kusuma Sundari (FPDI Perjuangan)

Kunjungan kerja yang telah diagendakan hingga tanggal 19 November ini dalam rangka peningkatan reformasi sektor keuangan negara.[ald]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya