RMOL. Presiden SBY mengutamakan penanganan meletusnya Gunung Merapi, di Sleman, Yogyakarta, ketimbang mengangkat Jaksa Agung.
Memang SBY pernah direnÂcaÂnaÂkan sepulang dari luar negeri memilih Jaksa Agung, 31 OktoÂber lalu. Tapi mengingat meletusÂkan Gunung Merapi, di Sleman, Yogyakarta, masih terjadi, seÂhingga niat itu dibatalkan.
“Presiden lagi konsentrasi unÂtuk penanganan bencana Merapi. Sedangkan untuk Jaksa Agung masih ada waktu. Toh sudah ada PeÂlaksana tugas (Plt) Jaksa Agung Dharmono,’’ ujar Juru BiÂcara (Jubir) Presiden Bidang DaÂlam NeÂgeri, Julian Aldrin Pasha, keÂpada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
Berikut kutipan selengkapnya:
Berikut kutipan selengkapnya:Jadi, kapan persisnya pengÂangkatan Jaksa Agung itu?
Kalau ada informasi, nanti saya sampaikan ke Anda ya. Untuk sekarang ini saya belum bisa meÂmastikan mengenai pengangkaÂtan Jaksa Agung itu.
Kenapa begitu?Bapak Presiden kan konsenÂtrasi mengurusi bencana meletusÂnya Gunung Merapi.
Konkretnya seperti apa?
Seperti yang disampaikan PreÂsiden bahwa semua pihak terlibat. Sebab, ini sudah melibatkan dua provinsi. Memang skalanya suÂdah sangat luas maka perlu peÂnanganan serius untuk soal ini. Ini juga langsung ditangani peÂmerintah pusat.
Perbedaannya apa sih kalau ditangani pusat?Tadi kan (kemarin) Bapak PreÂsiden sudah menyatakan bahwa kendali operasi penanganan langÂsung di bawah Kepala BNPB (BaÂdan Nasional PenangguÂlangan Bencana) Pak Syamsul Maarif. Ini dilakukan untuk peÂnanggulangan dan antisipasi agar tidak terjadi korban yang makin luas. Jadi, dengan sendirinya, bisa dikatakan bahwa ini telah diÂtangani langsung di bawah pemeÂrintah pusat.
Ini pertanda keseriusan peÂmeÂÂÂrintah pusat untuk meÂnaÂngaÂni Gunung Merapi ya?
Ya, kita sangat berduka. SeÂcara nasional kita tahu, bahwa pemeÂrintah saat ini sangat serius untuk menangani aktivitas GuÂnung Merapi.
Apakah ini pertanda sudah diÂtetapkan menjadi bencana naÂsional?Saya tidak akan sampai dalam pernyataan seperti itu. Kalau diÂsimak pernyataan Presiden sudah jelas bahwa pemerintah pusat sangat serius menanggapi ini.
Karena semuanya terlibat, mulai dari bidang kesejahteraan rakyat. Kemudian bidang keseÂhatan, transmigran, transportasi, PU. Semuanya terlibat. Jadi, bisa Anda bayangkan bagaimana seÂriusnya dan sangat perhatian dari pemerintah untuk menangani masalah ini
Untuk itu, tidak perlu terjeÂbak soal status bencananya. Yang penting adalah penangaÂnan yang komprehensif dengan koordinasi yang sangat terpadu antara peÂmerintah pusat dengÂan daerah.
Dan tentunya dengan BNPB. Itu yang sekarang sedang dilakuÂkan. Mudah-mudahan ini bisa teratasi dalam waktu yang tidak terlalu lama dan semua akan kemÂÂÂbali normal.
[RM]