Berita

drajad wibowo/ist

IPO KS MIRING

Drajad Wibowo Pastikan Oknum Pemerintah Ikut Bermain

KAMIS, 04 NOVEMBER 2010 | 16:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Selain pemain pasar, proses rencana penjualan dan penetapan harga saham PT Krakatau Steel seharga Rp 850 per lembar dipastikan melibatkan oknum pemerintah.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo di gedung DPR, Jakarta (Kamis, 4/11).

Namun, saat ditanya apakah pejabat pemerintah itu setingkat menteri, Drajad menjawab diplomatis. Menurutnya, untuk saat ini, dia lebih bagus mengatakan bahwa yang bermain adalah oknum pemerintah dan beberapa orang pengusaha.


Saat didesak apakah elit politik yang tergabung dalam partai besar juga turut bermain, Drajad yang juga seorang ekonom ini lagi-lagi enggan berterus terang menjab. Dia menduga, elit politik ada yang ikut bermain, tapi secara sendiri-sendiri.

"Saya tidak mau lebih jauh dulu. Karena kan ada elit politik yang tidak bergabung di parpol. Mereka belum terorganisir, masih main sendiri-sendiri. Karena kalau teroganisir pasti mudah terlihat. Sekarang ini untuk mendeteksi mereka, kita lihat saja dari koneksi-koneksinya," jelasnya.

"Misalnya, kalau si A jalan, kita pantau di belakngnya ada si B. Kalau pemainnya itu pengusaha, pasti tujuannya untuk mencari keuntungan. Kalau pemainnya adalah elit politik, pasti itu untuk kepentingan modal (politik). Silakan saja teman-teman artikan sendiri," katanya lagi. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya