Berita

abu bakar basyir/ist

Obama, Kunjungilah Ustad Abu di Mabes Polri

SENIN, 01 NOVEMBER 2010 | 09:24 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama disarankan untuk menemui pimpinan Jamaat Ansorut Tauhid (JAT), Ustad Abu Bakar Baasyir yang masih berada di dalam tahanan Mabes Polri.

Saran serius ini disampaikan aktivis gerakan Islam yang juga salah seorang kepercayaan Abu Bakar Baasyir, Fauzan Al Anshari, ketika berbicara dengan Rakyat Merdeka Online.

Menurut hemat Fauzan, kunjungan Obama ke Jakarta yang menurut rencana dilakukan tanggal 10 November mendatang bisa dimanfaatkan Obama untuk memperbaiki hubungan antara dunia Barat dan negara-negara Muslim yang belum kunjung membaik. Terlebih setelah Obama memutuskan menarik pasukan AS dari Irak dan selanjutnya mengirimkan mereka sebagai pasukan tambahan di Afghanistan.


"Kalau Obama mau memperlihatkan kepada masyarakat Islam dunia bahwa dia memiliki kemauan untuk berdialog dengan kelompok Islam yang dianggap radikal, maka kunjungilah Ustad Abu di Mabes Polri," ujar Fauzan.

Hanya dengan bertemu dan berdialog dengan ulama-ulama seperti Ustad Abu, Obama bisa memperoleh gambaran yang jelas tentang kelompok yang oleh negara-negara Barat dianggap membahayakan demokrasi dan mengancam perdamaian dunia.

"Dialog dengan Ustad Abu akan membantu Obama dalam memahami Islam yang sebenarnya tidak seperti yang dikampanyekan dunia Barat," ujar Fauzan lagi.

Sebelumnya, Fauzan juga mewanti-wanti agar Secret Service tidak menggunakan anjing pelacak untuk men-sweeping Masjid Istiqlal yang akan dikunjungi Obama. [guh]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya