RMOL. Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) akan melakukan aksi penyambutan para anggota DPR yang studi banding ke luar negeri.
“Anggota DPR sepulang dari ngelancong, kami akan sambut dengan demo di Bandara SoeÂkarno-Hatta. Inilah cara kami untuk mendidik wakil-wakil rakyat yang seenaknya saja mengÂÂgunakan uang negara,’’ ujar Koordinator Bendera, Mustar Bona Ventura, kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.
Anggota DPR berlomba-lomba menikmati uang rakyat untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri. MiÂsalnya, Badan KehorÂmatan (BK) DPR ke Yunani. Kemudian NoÂvember mendaÂtang Pansus OtoÂritas Jasa KeÂuangÂan yang akan jalan-jalan ke empat negara di Eropa dan Asia. Kemudian Komisi II DPR ke China belajar masalah kepenÂdudukan. Tak ketinggalan juga Komisi V yang akan ke Italia belajar soal rumah susun.
Mustar Bona selanjutnya meÂngatakan, penyambutan deÂngan bentuk protes seperti itu sangat diperlukan agar anggota DPR bisa bertobat pergi ke luar negeri dengan menggunakan uang negara.
“Rasa sensitif anggota dewan itu sudah memprihatinkan, sudah diprotres pun tetap saja mereka ngelancong. Jadi, kedatangannya harus disambut dengan demo,’’ paparnya.
Berikut kutipan selengkapnya:Saat anggota DPR berangkat studi banding ke luar negeri, Bendera melakukan sweeping di Bandara Soekarno-Hatta, seÂandainya ketemu, mau diaÂpain?Pertama, kami minta supaya dibatalkan ke luar negeri. Sebab, apa yang dilakukan oleh elit-elit politik sekarang ini tidak menÂdidik rakyat. Dengan gerakan sweeping yang kita lakukan, ini merupakan bagian dari upaya rakyat untuk mendidik elit-elit politiknya.
Tapi kenapa nggak ketemu ketika itu?Kami nggak melihat mereka. Jadi, tetap saja pergi ke luar neÂgeri. Ini memperlihatkan anggota dewan tidak memiliki
sense of crisis.Apa akan ada aksi penyamÂbuÂtan atas kepulangan mereka dari luar negeri sebagai aksi ciÂbiran karena tindakan meÂreka?Kami akan sambut dengan demo. Sebab, kepergian mereka ke luar negeri betul-betul mereÂmehkan rakyat sebagai pembayar pajak. Melihat ini wajar bila rakÂyat kecewa dan marah.
Awal November nanti anggoÂta Komisi II DPR melakukan kunÂjungan ke China dan India, di-sweeping lagi nggak?Ya, tentu. Ini kita lakukan untuk membatalkan rencana meÂreka itu. Apalagi saat ini kita diÂhadapi bencana, serba kekuÂraÂngan. Jadi, nggak pas kalau para anggota DPR ini melancong ke luar negeri. Seharusnya kan menÂdatangi korban yang kena benÂcana.
[RM]