Berita

lukman Hakim/ist

MPR: Lebih Baik Pertemuan Tahunan Lembaga Negara Diformalkan

JUMAT, 29 OKTOBER 2010 | 18:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Pertemuan lembaga-lembaga negara dilakukan secara informal, beberapa waktu lalu dikritik Wakil Ketua MPR, Lukman Hakim Sefuddin.

Menurutnya, lebih baik pertemuan semacam itu diformalkan saja dalam pertemuan tahunan.

"Terserah namanya apa, bisa semacam sidang tahunan MPR kemarinlah. Sehingga lembaga-lembaga negara bisa sampaikan progress report laporan setahun terkait fungsi dan tugasnya," ujar Lukman di Gedung MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Jumat (29/10).


Dengan demikian, lanjut Lukman, masyarakat bisa mengakses dan mengetahui apa saja yang dilakukan lembaga negara dalam satu tahun terakhir.

"Ini ide baik untuk kita tradisikan kembali," lanjutnya.

Gagasan ini bisa diperkuat legitimasinya lewat UUDatau lewat UU. Tapi menurut Lukman, akan lebih baik disalurkan lewat UUD 45, agar lebih kuat, lebih eksplisit dan mengikat lembaga-lembaga negara.

Ia mengatakan isi dari konstitusi, selain mengatur HAM, tetapi juga mengatur bagaimana kekuasaan dijalankan.

"Amandemen UUD pertama kali diawali oleh semangat reformasi. Nah selama satu windu reformasi ini, ada agenda-agenda reformasi yang belum dicantumkan di konstitusi," imbuh politisi PPP.  

Lukman hakim juga mengatakan kesepakatannya dengan wacana amandemen kelima UUD 45 yang paling kuat digagas oleh DPD.

"DPD sendiri menjanjikan naskah usulan amandemen UUD 45 yang kelima akan selesai pada desember ini," lanjutnya. [arp]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya