Berita

Benny K Harman/ist

Ketua Komisi III: Mahkamah Agung Sekarang Jelek!

SELASA, 26 OKTOBER 2010 | 17:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam terhadap kinerja Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa.

Kepada wartawan, Benny membeberkan, sebenarnya ada 6 ribuan perkara yang sudah diputuskan majelis Hakim Agung, namun putusannya hingga kini belum diketik.

"Ini berpontesi diperjualbelikan. Kami minta Ketua MA untuk lebih progresif lagi melakukan pembenahan birokrasi MA," imbuh Benny saat ditemui di Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10).


Jika membandingkan, Benny berpendapat kepemimpinan MA terdahulu semasa Bagir Manan malah jauh lebih bagus ketimbang MA sekarang.

"Sekarang ini jelek," cetus politisi Demokrat tersebut.

Diakuinya, MA memang lembaga independen. Tapi keindependenan lembaga di bawah pimpinan Harifin ini hanya untuk masalah-masalah yang teknis yudisial, sindir Benny. Sementara untuk pembenahan birokrasi, mereka tidak independen. Padahal MA seharusnya tunduk pada pengawasan DPR.

"Misalnya, dalam hal distribusi perkara, itu bukan persoalan yudisial  tapi persoalan birokrasi yang tidak beres," terangnya.

"Coba membandingkan dengan MK. MK bisa memutuskan kasus dan saat itu juga putusannya bisa didapatkan. Ini (MA) enggak, apa-apaan ini. Sudah diputuskan tapi putusannya tidak diketik-ketik, malah diendapkan berbulan-bulan. Bahkan bisa berubah ditengah jalan," sambung Benny setengah emosi. [wid]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya