Berita

reshuffle/ist

SBY Pasti Gunakan Evaluasi UKP4 untuk Kocok Ulang Kabinet

JUMAT, 22 OKTOBER 2010 | 23:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. SBY diduga akan menggunakan evaluasi objektif Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4) yang selama ini menjadi mata dan telinga SBY sebagai dasar melakukan kocok ulang kabinet.

"UKP4 pasti sudah membuat ranking menteri mulai yang terburuk, yang terbaik, yang bisa dipertahankan dan  yang tidak bisa dipertahankan," ujar peneliti Lembaga Survey Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta (22/10).

Spekulasi kedua, lanjut Mr Han, sapaan akrab Burhanuddin Muhtadi, selain menteri yang kehilangan basis di partai, reshuffle juga akan bergantung bagaimana SBY menilai postur koalisi.


"Kalau ia melihat lebih banyak buruknya, ia akan kocok ulang. Bisa juga diambil dari partai-partai yang selama ini berada di luar koalisi. Dan kalau itu terjadi, praktis amat kecil kemungkinan kabinet ke depan diisi orang-orang profesional," tandas Burhan. [arp]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya