Berita

abah gading/ist

Abah Gading: Sebentar Lagi Ada Kecelakaan Kapal Laut

KAMIS, 14 OKTOBER 2010 | 21:50 WIB | LAPORAN:

Bencana alam dan kecelakaan yang merenggut korban jiwa dalam jumlah besar tampaknya masih belum enggan meninggalkan bumi Indonesia.  

Setelah letusan Gunung Sinabung, Sumatera Utara, dan banjir bandang di Wasior, Papua Barat, serta kecelakaan pesawat latih dan tabrakan kereta api di Pemalang, Jawa Tengah yang menewaskan puluhan orang, dalam waktu dekat akan ada kecelakaan kapal laut.

“Saya tidak meramalkan. Tetapi itulah yang terlihat oleh mata bathin saya,” ujar Pemimpin Padepokan Bandung Puseur Buana Al Barokah, Abah Gading, kepada Rakyat Merdeka Online yang menemuinya di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kemarin (Rabu, 13/10).

Abah Gading atau M.A. Jabbar Al Aziz yang juga dikenal dengan gelar Ki Balung Tunggal Puseur Buana mengatakan, dia tidak dapat menghentikan kecelakaan itu, karena sudah merupakan ketetapan Yang Maha Kuasa. Dia berharap, informasi yang disampaikannya ini dapat digunakan pemerintah dan operator transportasi laut juga masyarakat pengguna moda transportasi kapal laut untuk lebih berhati-hati. Setidaknya, agar jumlah korban yang jatuh dapat diperkecil.

“Penyebab utama kondisi kapal. Selain faktor alam yang juga sulit ditebak belakangan ini,” sebutnya lagi.

Namun Abah Gading yang juga dikenal sebagai guru almarhumah paranormal tenar Mama Laurenz tidak bisa menyebutkan secara detil dimana dan kapan pastinya kecelakaan akan terjadi.

“Yang saya bisa bilang, dalam waktu dekat,” demikian Abah Gading.

Sebelumnya, Abah Gading juga pernah menyampaikan bahwa akan terjadi kecelakaan kereta api. Ucapannya ini terbukti beberapa hari kemudian. Sabtu dinihari awal Oktober lalu (2/10), KA Argo Anggrek dari Jakarta menuju Surabaya menabrak KA Senja Utama dari Semarang ke Jakarta yang sedang berhenti. Kejadian ini menewaskan puluhan penumpang. [did]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya