Berita

sby-boediono/ist

SATU TAHUN SBY-BOEDIONO

SBY Tak Serius Tegakkan HAM Karena Terlalu Sibuk Kendalikan Koalisi

SELASA, 12 OKTOBER 2010 | 18:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ada beberapa penyebab SBY-Boediono tidak serius menegakkan HAM.

Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar menganalisa penyebab utama dari lambnannya penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) adalah banyak kasus besar pelanggaran HAM melibatkan kolega Jenderal.

Kedua, lanjut Haris, SBY terlalu sibuk mengendalikan koalisi. Misalnya dalam kasus Lapindo, SBY terlihat tersandera.


"Saya curiga penegakan HAM lambat karena SBY terlalu sibuk dengan kepentingan politik antar partai," ujarnya.

Ketika ditanyakan kisaran nilai bagi penegakan HAM, Haris mengatakan, "Tak baiklah yang pasti. Nilainya merah, tidak biru." [arp]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya