Berita

Usai Lebaran Rizal Ramli, Prabowo dan Sri Mulyani Nyapres

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2010 | 08:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kemenangan SBY dalam Pilpres 2009 lalu baru seusia jagung. Tetapi belum-belum, publik mulai membicarakan siapa yang pantas menggantikan Presiden SBY. Setidaknya lewat jalur Pilpres 2014, empat tahun lagi.

Belakangan ini, paling tidak sejak Lebaran 1431 H usai, ada tiga tokoh di luar pemerintahan yang mulai dielus-elus untuk mempersiapkan diri memasuki arena. Ketiganya adalah mantan Menko Perekonomian dan Menkeu DR. Rizal Ramli, mantan Danjen Kopassus Letjen (purn) Prabowo Subianto, serta mantan Menkeu DR. Sri Mulyani Indrawati.

Tokoh-tokoh oposisi yang hadir dalam sebuah halal bihalal di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, pekan lalu (Senin, 20/9) “membaiat” Rizal Ramli sebagai pemimpin gerakan perubahan. Seorang pembicara malam itu meminta Rizal untuk mulai merajut kekuatan-kekuatan pro-demokrasi dan pro-rakyat yang menurut si pembicara sedang bertebaran di mana-mana. Seorang ketua umum partai bahkan menyatakan partainya akan mendukung Rizal Ramli dalam Pilpres 2014.

“Tokoh seperti Pak Rizal ini yang dibutuhkan bangsa kita. Kami akan mendukung beliau,” ujar sang ketua partai.

Rizal di malam itu mengatakan bahwa demokrasi Indonesia telah berubah menjadi demokrasi kriminal. Jelasnya, demokrasi yang digunakan dengan cara-cara yang menyalahi aturan untuk memperoleh kekuasaan dan menggunakan kekuasaan untuk hal-hal yang juga menyalahi aturan melalui kebijakan kriminal.

Pernyataan Rizal ini diamini oleh semua tokoh oposisi yang hadir malam itu.

Di jurusan lain, Prabowo menjadi bintang lapangan di seminar politik pertanahan yang digelar Sabang-Merauke Centre (SMC) di sebuah hotel mewah di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, kemarin  (29/9). Ia didorong untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso asal Golkar juga tak sungkan memperlihatkan kekagumannya pada Prabowo.

“Menurut saya, dia juga tokoh potensial negeri ini dan juga pemimpin masa depan,” ujar Priyo.

Sementara Prabowo, selain bicara soal tanah dan politik pertanahan, juga mengritik proses demokrasi Indonesia, yang menurutnya, dibajak oleh kekuatan uang. Pemimpin, dalam praktik demokrasi terbajak ini, ditentukan oleh lalulintas kantong uang yang bergerak pada tengah malam. Begitu jelas Prabowo.

Nama terakhir yang usai Lebaran muncul di bursa calon presiden adalah Sri Mulyani Indrawati. Ia yang memainkan peranan penting di balik skandal dana talangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun bersama mantan Gubernur BI Boediono, kini bertugas sebagai salah seorang Managing Director World Bank Group di Washington DC.

Sore nanti nanti (Kamis, 30/9), di sebuah hotel mewah di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Pusat, pendukung Sri Mulyani akan meluncurkan sebuah website resmi mengenai diri dan aktivitas serta pemikiran-pemikarannya. Tema besar dan mencolok di website itu adalah “I’ll be back” atau dalam bahasa Indonesia: “Saya akan kembali.”

Kalimat singkat ini bagi banyak orang menyiratkan keinginan kuat Sri Mulyani untuk kembali ke tanah air dan merebut kekuasaan.

Di halaman pembuka www.srimulyani.net, tanpa ragu dituliskan bahwa Indonesia yang sedang bergerak ke arah politik yang berbahaya ini, dimana kemajemukan berangsur hilang, adalah “hasil dari keragu-raguan kepemimpinan politik.”

Pernyataan yang juga tajam dan cukup menyakitkan. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya