Berita

Blitz

Qory Sandioriva, Ancam Polisikan Ibunya

SENIN, 20 SEPTEMBER 2010 | 08:27 WIB

RMOL. Hubungan Qory Sandioriva dan ibunya semakin memanas. Qory tak segan mempolisikan ibunya sendiri, Fariyawati, jika tak mencabut semua tuduhan aneh tentang dirinya. Jumat (17/9) malam, Puteri Indonesia 2009 sudah bertemu dengan ibunya, Fariyawati.

Bahkan Qory dibawa ke psikolog untuk diperiksa. Menurut sang psikolog, Qory mengalami depresi dan stres.

Kuasa hukum Qory, Malik Bawazir,  mengatakan, Qory tertekan karena permasalahan yang ditimbulkan Fariyawati.


“Ini masalah sudah akumulatif. Dia (Qory) bercerita kepada saya, sejak dia kecil sampai dewasa, tentang apa-apa yang sudah dialami dia cerita, terus terang rada miris juga. Mirisnya bukan apa-apa. Saya kaget juga Puteri Indonesia nih loh. Kok kisahnya miris banget, memprihatinkanlah,” jelas Malik.

Ditegaskan Malik, semua tuduhan  Fariyawati yang mengatakan Qory kabur dan dihipnotis oleh pria berinisial ‘R’ mengada-ngada. Merasa difitnah, Qory bisa saja melaporkan ibunya ke polisi.

“Sudah pasti kita akan melakukan upaya hukum jika tuduhan-tuduhan yang selama ini dilakukan terhadap Qory tidak benar. Banyak statement yang dikeluarkan ibunya dan menurut keterangan Qory itu sama sekali tidak didasarkan pada fakta,” kata Malik.

“Kalau ibunya punya fakta, beberkan fakta itu sekalian. Kalau mau membunuh karakter anaknya, ya beberkan aja sekalian. Jangan tuduh-tuduh ada pria berinisial R. Nanti sebentar ada bersini­sal ‘M’, ‘Y’, dan semuanya nanti dise­butkan. Kalau memang betul tunjuk namanya, mana manusianya?” tantang Malik.

Namun, kata Malik, Qory ingin masalahnya dengan sang ibunda berakhir dengan baik-baik. Malik siap menjadi penengah antara Qory dan Fariyawati.

“Mudah-mudahan semua bisa berakhir baik. Saya pun harus bijaksana. Mudah-mudahan masalah ini berakhir baik karena ini hubungan ibu dan anak. Saya bantu untuk mediasi, saya akan proaktif,” janji suami artis Cut Keke itu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya