Berita

Tiga Syarat Utama untuk Tiga Tokoh yang akan Memimpin Tiga Lembaga yang Sedang Terpuruk

SABTU, 18 SEPTEMBER 2010 | 11:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Indonesia sedang membutuhkan tiga tokoh terbaik untuk memimpin tiga lembaga penegak hukum yang sedang babak belur dan terpuruk. Ketiganya adalah Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketiganya harus merupakan tokoh yang memiliki kapasitas dan kredibilitas, sehingga tidak diragukan atau ditolak kehadirannya oleh masyarakat.

“Kira-kira seperti waktu Gus Dur memilih Baharuddin Lopa sebagai Jaksa Agung. Kapasitas dan kredibilitas beliau tidak diragukan. Masyarakat pun menerima dan percaya. Nama Kejaksaan Agung pun kembali harum,” ujar aktivis gerakan antikorupsi Adhie Massardi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (18/9).

Selain memiliki kapasitas dan kredibilitas, ketiga tokoh itu pun harus memiliki syarat utama ketiga, yakni independensi, sehingga mampu menolak intervensi politik.

“Ketiga institusi itu kini menjadi sorotan, karena mendapatkan tekanan yang luar biasa dari kekuasaan. Kekacauan dan persoalan internal yang timbul di lembaga-lembaga itu adalah buah tangan intervensi politik kelompok penguasa. Di sisi lain, masyarakat tetap berharap ketiga lembaga itu dapat bekerja sungguh-sungguh,” ujar Adhie. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya