Berita

Wawancara

Tifatul Sembiring: Apa Dasarnya Reshuffle Kabinet, Presiden Belum Beri Isyarat Kok...

KAMIS, 16 SEPTEMBER 2010 | 08:44 WIB

RMOL. Reshuffle kabinet yang dilontarkan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, tidak membuat Tifatul Sembiring kegerahan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini menganggap pernyataan tersebut hal biasa. Dari dulu, katanya, Mubarok suka ngomong seperti itu, se­hingga nggak perlu dirisaukan.  

“Itu kan cuma omongan Mubarok. Memang Pak Mubarok dari dulu kan seperti itu, suka mengeluarkan pernyataan kurang berdasar. Coba, memang apa dasarnya soal reshuflle kabinet, Presiden saja belum memberikan isyarat kok,” ujar Tifatul Sem­biring kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.


Berikut kutipannya:

Mubarok bilang ada tiga dasar (reshuffle), yakni hasil evaluasi UKP4, hasil survei lembaga in­dependen, dan data SMS centre SBY nomor 9949... 

Tapi saya tetap berpatokan terhadap isyarat dari Presiden saja. Presiden kan belum mem­beri isyarat seperti itu. Yang saya tahu akan ada evaluasi kemen­terian. Kalau itu merupakan ke­we­nang­an Presiden untuk meng­evaluasi prestasi para men­terinya.

Emang penilaian UKP4 nggak berpengaruh ya?
Itu kan evaluasi bulanan, masa itu dijadikan dsar melakukan reshuffle. Kalau mau setahun atau yang dua tahun gitu, bukan dengan evaluasi bulanan.

Kalau hasil survei lembaga independen?
Ya, itu silakan saja, Presiden yang menilai nanti kan. Kalau Presiden mau rombak kabinet,  kita sih monggo-monggo saja.

Pada 20 Oktober mendatang genap setahun KIB II, mung­kin di situ momentumnya?
Logikanya begini saja, evalua­sinya saja kan baru dilakukan  20 Oktober 2010, pas satu tahun KIB II, kok Mubarok tahu ada re­shuffle. Jadi, saya heran dan bingung juga.

Menurut saya, itu tidak ada dasar­nya. Mungkin biar koran pada laku juga kali, bikin be­rita-berita sensasinya kali ya, he-he-he.

Di lingkaran kabinet apa sudah dengar ada isu reshuffle?
Sejauh ini saya belum pernah dengar ada isu-isu reshuffle di ka­binet. Belum ada pembi­ca­raan deh.

Kalau ada  reshuffle kabinet, sepertinya Anda bisa kena, karena mendapat rapor kurang baik dari UKP4?
Ah nggak juga. Banyak suk­­ses­nya kok kita. Memang ada ke­kurangan, tapi target 100 hari,  6 bulan, bagus-bagus saja kok.

O ya, emang hasilnya apa?
Kalau prestasi 100 hari lebih 100 persen dari yang ditarget­kan. Kalau dulu awalnya kita target­kan membangun 25.000 desa berdering, kita capai 25.995 desa berdering, 100 desa internet juga tercapai, de­mikian juga dengan target pa­lapa ring.

Kalau penilaian setahun ba­gaimana?

Tahun ini akan dievaluasi, nanti diumumkan.

Kalau penilaian setahun bo­leh dong reshuffle?
Ya silakan saja, namanya juga analisa orang. Kan bebas-bebas saja orang analisa. Kita tidak ter­ganggu kok dengan soal yang be­gitu-begituan. Kita kerja saja terus.

Jika diganti, apa sudah siap?
Ya silakan saja, nggak apa-apa. Itu kan kewenangan Pre­siden untuk melakukan reshuffle, bukan lembaga survei itu.

Apa PKS tidak kecewa kalau diganti?
Nggak ada yang kecewa, tidak ada masalah kok. Kita tenang-tenang saja dengan isu reshuffle. Saya santai saja.

Jadi, ini hanya sekadar ger­takan?
Ah, nggak tahu saya yang gitu-gitu.   [RM]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya