Berita

SINABUNG MELETUS

PMI: Pengungsi Alami Gangguan Psikologis

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2010 | 09:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Masyarakat yang mengungsi untuk menghindarkan letusan Gunung Sinabung, di Tanah Karo, Sumatera Utara, mulai mengalami gangguan psikologis. Hal itu diketahui dari pemeriksaan yang dilakukan Puskemas keliling Palang Merah Indonesia sejak hari Senin lalu (31/8).

Kemungkinan besar, gangguan psikologis diderita akibat keadaan tak menenu dalam sepekan terakhir sejak letusan pertama pekan lalu (Jumat, 29/8).

Menurut petugas PMI Sumatera Utara Ari Armawan yang dihubungi beberapa saat lalu, pengungsi dengan gangguan psikologis atau trauma jumlahnya lebih besar dari pengungsi dengan gangguan pernafasan akibat kualitas udara yang memburuk pasca letusan pertama pekan lalu.

Ari juga mengatakan, bahwa jumlah pengungsi sempat berkurang dalam beberapa hari terakhir karena aktivis Gunung Sinabung melemah. Namun, setelah letusan tadi pagi masyarakat di sekitar Gunung Sinabung kembali mendatangi titik-titik pengungsian. Belum ada catatan resmi mengenai jumlah pengungsi sejak tadi pagi. Namun diperkirakan sama seperti sebelumnya, sekitar 28.000 jiwa.

Hari ini (Jumat. 3/9), masih sebut Ari, PMI akan membagikan sejumlah barang untuk pengungsi di tiga tempat pengungsian di Kabanjahe. Adapun barang yang hendak dibagikan adalah air mineral, selimut, hygiene kit dan tikar. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya