Berita

sinabung/ist

GUNUNG SINABUNG

Kehadiran Presiden Belum Diputuskan

MINGGU, 29 AGUSTUS 2010 | 14:26 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kunjungan Presiden SBY ke lokasi pengungsian warga di Tanah Karo belum diputuskan karena masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Namun yang jelas, Presiden SBY di Jakarta terus memantau perkembangan letusan Gunung Sinabung dari detik ke detik.

Demikian disampaikan Sangap Surbakti, Asisten Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, ketika dihubungi Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 29/8).

“Keadaan saat ini sudah relatif baik. Aktivitas gunung tidak seperti tengah malam tadi saat letusan terjadi dan pijar api terlihat. Pengungsian juga sudah lebih teroganisir dan kini sedang dibangun dapur umum utama yang dibuka atas kordinasi dengan Dinas Sosial Sumatera Utara dan Dinas Sosial Tanah Karo,” kata Sangap yang sudah lima hari berada di kawasan Gunung Sinabung.

“Belum ada rencana Presiden datang. Kalau tidak ada perkembangan yang ekstrem hanya Menteri Sosial. Tetapi yang jelas, keadaan terus dipantau dan semua kemungkinan diamati,” sambungnya lagi sambil mengatakan bahwa Minggu pagi sejumlah unsur dari kalangan pemerintah daerah baik Provinsi Sumut dan Kabupaten Tanah Karo, juga jajaran Polri dan TNI telah menggelar rapat kordinasi untuk menghadapi perkembangan apapun yang terjadi. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya