Berita

sri mulyani/ist

KPK Ditantang Usut Halliburton, Sri Mulyani dan Darmin Nasution

MINGGU, 29 AGUSTUS 2010 | 13:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Bila memang serius mengincar kasus pengemplangan pajak perusahaan minyak asing, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengusut kasus penggelapan pajak Halliburton.

Menurut Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI) Sasmito Hadinegoro kasus ini sudah terang benderang melibatkan pejabat tinggi termasuk mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang kini menjadi Managing Director World Bank Group di Washington DC, juga mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution yang baru saja terpilih menjadi Gubernur BI.

Keinginan KPK mengusut kasus penggelapan pajak perusahaan minyak asing disampaikan salah seorang pimpinan KPK Haryono Umar. Namun ia tidak belum menjelaskan perusahaan minyak asing mana yang diincar oleh lembaga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta itu.

“Halliburton itu yang paling tepat kalau mau diusut. KPK bisa mempertemukan Hadi Purnomo yang kini di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Darmin Nasution. Kok bisa empat tahun (saat menjabat Dirjen Pajak) Hadi Purnomo menahan keinginan Halliburton agar pajaknya dikurangi, tetapi hanya dalam 12 hari sejak duduk sebagai Dirjen Pajak Darmin langsung menyetujui,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 29/7).

“Kasus ini akan seru karena di belakangnya ada Sri Mulyani (mantan Menkeu). Kalau diungkap orang bisa panas dingin,” demikian Sasmito. [guh]


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya