Berita

Ratu Jogja: Pemerintah Jangan Jadi Penyubur Anarkisme

RABU, 11 AGUSTUS 2010 | 16:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Gusti Kanjeng Ratu Hemas kembali bersuara. Kali ini bersama Kaukus Perempuan Parlemen Dewan Perwakilan Daerah (KPP-DPD), Ratu Jogja itu menyampaikan keprihatinannya terhadap berbagai kekerasan yang mengatasnamakan kepentingan agama belakangan ini.

Pemerintahan SBY, sebutnya, harus segera mengambil tindakan tegas untuk menjamin kedamaian dan ketenteraman di masyarakat. Bila tetap dibiarkan atau dihadapi dengan sikap kurang tegas, pemerintah dapat terjebak menjadi penyubur sikap anarkis.

“KPP DPD memandang sudah saatnya agar aparat penegak hukum dapat menjalankan fungsi pengamanan dan perlindungan kepada seluruh warga negara tanpa terkecuali. Semua tindak kekerasan atas nama apapun tidak dapat dibenarkan demi tegaknya supremasi hukum. Dalam hal ini asas perlindungan harus menjadi prioritas aparat,” ujar Ratu Hemas.

Dia juga berharap masyarakat Indonesia dapat bersatu padu menutup ruang bagi kekerasan atas nama apapun dimulai dari lingkungan terdekat.

“Mata rantai kekerasan bisa dicegah dari lingkungan kita sendiri,” demikian Ratu Hemas. [guh]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya