Berita

Ratu Jogja Dorong SBY Laporkan Australia ke PBB

JUMAT, 06 AGUSTUS 2010 | 18:35 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Jakarta, RMOL. Pemerintahan SBY diminta tidak memperlihatkan sikap lembek dalam menghadapi kerusakan lingkungan yang terjadi akibat kebocoran kilang pengeboran minyak lepas pantai Australia yang merembet masuk ke wilayah perairan Indonesia di Laut Timor.

Permintaan ini disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang juga Ratu Jogjakarta, Kanjeng Gusti Ratu Hemas.

“(Pemerintah tidak cukup sekedar meminta agar masyarakat yang terkena dampak bencana diberi bantuan. Harga diri dan teritori bangsa ini dipertaruhkan. Pemerintah harus menunjukkan sikap yang patut untuk mempertahankan hal itu. Sikap lembek dapat menjadi pesan yang buruk sebagai ketidakmampuan mempertahankan harga diri,” tulis Hemas dalam rilis yang diterima Jumat siang (6/8).

Kalau perlu, sambung Hemas, pemerintah Indonesia perlu melaporkan kasus ini kepada PBB, serta meminta PBB untuk menjatuhkan sanksi terhadap Australia dan Thailand sebagai pemilik perusahaan minyak yang melakukan kesalahan dalam pengeboran minyak itu. Hemas juga mengingatkan bahwa kebocoran minyak di Laut Timor memiliki kekuatan merusak yang jauh lebih besar daripada kebocoran minyak di Teluk Meksiko. [guh]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya