Berita

Olahraga

Red Bull Meradang

Dicurigai Menggunakan Sayap Ilegal
JUMAT, 06 AGUSTUS 2010 | 01:48 WIB

Jakarta, RMOL. Semakin tinggi pohon, se­ma­kin kencang pula angin me­ner­panya. Pribahasa tersebut sangat pas dilontarkan buat tim Red Bull, yang kini sedang berada di posisi puncak klasemen balapan For­mula Satu.

Kehebatan Red Bull bersama pa­ra pembalapnya; Mark Web­ber dan Sebastian Vettel di­ter­pa kri­­tikan. Red Bull dicurigai meng­­gu­­na­kan sayap depan ilegal se­hing­ga laju kendaraan bisa le­bih cepat.

Kitikan tersebut dilontarkan Ke­tua Tim Mercedes Ross Brawn, yang meminta  FIA me­lakukan tes ulang pada ken­da­raan Red Bull sebelum GP Bel­gia (29/8). Bahkan, bos Mc­La­ren Martin Whitmarsh juga mem­­pertanyakan hal yang sama.

Kontan saja, pembalap Red Bull, Mark Weber geram men­de­ngar kritikan tersebut.  Me­nu­rut­nya, pihak FIA sendiri tidak mem­permasalahkan sayap yang di­gunakan Red Bull.

“Rekan-rekan kami sudah be­kerja luar biasa untuk mendesain mo­bil ini sesuai dengan regulasi. Dan kami juga bisa melewati pemeriksaan yang dilakukan FIA. Mobil ini selalu bisa me­le­wati pemeriksaan FIA, jadi saat ada orang yang tidak menyukai apa yang mereka lihat di stop­watch,” kata Webber di Crash.

Kesuksesan Red Bull di mu­sim ini terbilang cukup sukses, enam balapan dari 12 seri ber­hasil dimenangi. Catatan mereka ma­kin luar biasa, terlihat dari me­rebut pole position di sesi kua­lifikasi dengan total 11 kali start di posisi terdepan.

Selain itu, Webber kemudian me­nyindir McLaren yang pada awal-awal musim lalu mem­per­kenalkan teknologi F-duct, dan ke­mudian diadaptasi oleh be­be­rapa tim lain. “Ada tim yang me­la­kukan sesuatu hal, sementara tim lain melakukan hal lainnya. Seperti McLaren memakai F-duct, yang merupakan ide sen­sa­sional. Kami dibuat repot deng­an teknologi itu,” ujarnya.

Terlepas dari adanya kritikan ter­sebut, Webber mengaku sa­ngat puas dengan kemampuan ke­daraannya. Bahkan Webber op­timis bisa menjuarai musim ini.

Bekas bos tim Benetton dan Re­nault Flavio Briatore juga per­caya jika Webber bisa menjadi jua­ra musim ini. “Awas, Webber se­dang melaju untuk me­me­nang­kan gelar. Apa yang telah di­la­kukan di GP Hungaria Ming­gu lalu sangat fenomenal,” kata Briatore kepada Gazzetta dello Sport dikutip Autosport.

Briatore juga menjelaskan, Web­ber yang menduduki posisi em­pat klasmen pada tahun lalu te­lah menaikkan permainannya mu­sim ini. “Mark pembalap yang prestasinya luar biasa. Se­ka­rang dia lebih tenang dan lebih de­wasa. Di Hungaria dia menun­ju­k­annya dan dia berani meng­am­bil risiko dengan meng­gu­na­kan ban lunak hingga tiga per em­pat dari total jarak balapan,” ka­tanya.[RM]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya