Berita

Olahraga

Aksi Ciamik Penakluk Gurun

SENIN, 02 AGUSTUS 2010 | 03:10 WIB

Jakarta, RMOL.

Manusia-manusia Indo­nesia adalah pribadi yang tang­guh dan tak mudah menyerah. Mungkin, pesan itulah yang ingin disampaikan para finalis Djarum Super Adventurace-2.

Lima tim terpilih, yakni Anhang (Bandung), East (Ban­dung), Progo 1 (Magelang), Ma­can Gunung (Bandung) dan Iron Man (Jakarta) mampu me­nyelesaikan tantangan final yang diberikan pihak Djarum Su­per yang bekerja sama de­ngan Caldera Productions.

Seperti diutarakan Roland Halim, Brand Manager Dja­rum Super, kelima tim ini suk­ses menaklukan keganasan pa­dang gurun di tiga negara Ti­mur Tengah (Uni Emirat Arab, Yordania dan Oman). Pada ta­hap akhir ini, para peserta di­tuntut melakoni sea kayaking, mountain biking, rock climbing & canyoning, camel race, dune driving dengan menggunakan kayak, sepeda gunung, unta ma­upun mobil roda empat (jeep). Keta­han­an tubuh para peserta juga diuji karena me­reka hanya boleh meng­an­dalkan makanan dan mi­numan dari alam (survive be­douin style).

“Mereka berhasil menerjang alam dan cuaca sampai ke Timur Tengah tanpa pantang me­nyerah. Ini membuktikan bahwa penyelenggaraan acara tersebut bisa menjadi barometer keberhasilan para pecinta petualang di Tanah Air maupun internasional” jelas Roland.

“Keberhasilan ini bukan se­kadar menghadapi alam gurun pa­sir, sungai dan cuaca ekstrim, tetapi juga lantaran kepiawaian mengatur strategi, ketahanan fisik serta mental” timpal Mo­hammad Ari Aditya, per­wa­kil­an tim East.

Keputusan sulit harus di­am­bil pihak penyelenggara saat me­nentukan tim mana yang ber­hak menjadi juara. Pada akhir­nya, Anhang Indonesian Ad­venture keluar sebagai pe­menang dan berhak atas hadiah se­nilai 300 juta rupiah. Se­mentara itu, juara kedua dan ke­tiga direbut East dan Progo 1, masing-masing memperoleh uang Rp 150 juta dan Rp 75 juta.

[RM]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya