Airlangga menyayangkan dugaan praktik penyadapan tersebut karena dapat memunculkan persepsi negatif di kalangan pelaku pasar dan dunia usaha.
“Tentu sangat disayangkan terjadi penyadapan. Ini tentu akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimental. Karena ekonomi kan juga faktor psikologis juga ikut mempengaruhi,” ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, dikutip Sabtu, 7 November 2026.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah akan tetap berfokus menjaga fundamental ekonomi nasional agar tetap solid di tengah berkembangnya sentimen negatif.
“Yang penting kita jaga fundamental saja,” tegasnya.
Airlangga juga menilai sikap tegas Kapolri dalam merespons kasus dugaan penyadapan tersebut menjadi sinyal positif bagi iklim investasi. Menurutnya, langkah aparat penegak hukum diperlukan untuk memberikan kepastian keamanan.
“Kapolri kan mengambil kebijakan yang tegas, jadi itu yang positif lah tentu pengambilannya,” tutur Airlangga.
Terkait kekhawatiran dunia usaha lantaran dugaan penyadapan disebut turut menyasar sejumlah pengusaha, Airlangga enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya menyebut sasaran tersebut merupakan pengusaha tertentu.
“Ya tapi kan pengusaha tertentu, dalam tanda petik,” kelakarnya.
BERITA TERKAIT: