Otoritas bursa resmi mengumumkan pemeriksaan intensif terhadap dinamika perdagangan tiga emiten sekaligus, yaitu: PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), dan PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA).
Pengumuman pemeriksaan ini ditandatangani oleh Plt. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Endra Febri Styawan dan Kepala Divisi Kepatuhan Anggota Bursa Fajar Piscesa pada 6 November 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan perdagangan dan perlindungan investor guna memastikan pasar berjalan teratur, wajar, dan efisien.
Data pengawasan bursa menguak fakta menarik mengenai tingkat konsentrasi transaksi yang luar biasa tinggi pada ketiga saham ini.
PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA): Transaksi saham CASA pada periode 26 Oktober hingga 2 November 2026 terindikasi melibatkan enam investor melalui enam Anggota Bursa, yang berkontribusi sekitar 98 persen dari total transaksi.
PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI): Pemeriksaan dengan rentang waktu lebih panjang; sejak 2 Maret hingga 30 Oktober 2026, menunjukkan pola serupa. Sebanyak 16 investor yang bertransaksi lewat 10 Anggota Bursa terindikasi menyumbang sekitar 87 persen dari total volume transaksi saham FUJI.
PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS): Saham NSSS yang diawasi sejak 1 Desember 2025 hingga 30 Oktober 2026, ada jejak 19 investor melalui 15 Anggota Bursa tercatat menguasai sekitar 52 persen dari total keseluruhan transaksi pasar.
Dominasi transaksi yang berpusat pada segelintir pelaku di tengah rentang waktu pengawasan yang signifikan tentu menjadi sorotan tajam bagi pelaku pasar.
Menyikapi proses investigasi yang sedang berjalan ini, BEI secara khusus mengimbau seluruh investor dan pihak terkait agar senantiasa mencermati setiap keterbukaan informasi yang dirilis oleh masing-masing emiten. Langkah proaktif ini krusial untuk meminimalisasi risiko sekaligus menjaga transparansi di tengah dinamika bursa yang tengah diawasi ketat.
BERITA TERKAIT: