Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 06 November 2026, 11:34 WIB
Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Muhammad Anis Matta dengan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Republik Federal Somalia Hasan Mohamed Ali (Foto: Kemlu RI)
Kecil Besar
rmol news logo Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral dengan Somalia melalui penjajakan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, pertahanan, keamanan, hingga pembangunan. 

Mengutip laporan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jumat, 6 November 2026, pembahasan mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Muhammad Anis Matta dengan Wakil Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Republik Federal Somalia Hasan Mohamed Ali di Jakarta pada Rabu lalu, 4 November 2026.

Pertemuan tersebut menjadi kelanjutan hubungan diplomatik Indonesia dan Somalia yang telah terjalin lebih dari enam dekade. 

Kedua pejabat sebelumnya juga telah berkomunikasi di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah pada 27 Agustus 2026.

“Indonesia mendukung kedaulatan dan integritas wilayah Somalia sebagai negara kesatuan. Indonesia dan Somalia sama-sama menempatkan pelindungan warga negara masing-masing sebagai prioritas. Pemerintah Indonesia juga menjalankan kerja sama pembangunan untuk meningkatkan kapasitas di bidang maritim, pendidikan, pertanian, dan keamanan,” ujar Wamenlu Anis Matta.

Di sektor ekonomi, Indonesia mendorong penguatan kerja sama keuangan dan perdagangan, termasuk diversifikasi perdagangan serta penjajakan peluang investasi.

Keanggotaan Somalia dalam East African Community (EAC) juga dinilai membuka kesempatan bagi Indonesia untuk memperluas hubungan ekonomi dengan kawasan Afrika Timur. 

Indonesia turut mengharapkan dukungan Somalia dalam penjajakan pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia dan EAC.

Selain itu, kedua negara membahas peluang peningkatan kerja sama teknis sesuai prioritas pembangunan Somalia, khususnya di bidang perikanan, pengolahan daging, kesehatan, keamanan maritim, dan pelatihan diplomatik. 

Penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan serta peningkatan kapasitas di sektor maritim dan pertanian juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.

Sebagai salah satu hasil konkret, dua diplomat Somalia telah menyelesaikan program Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Internasional di Jakarta pada Oktober 2026.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA