Ahrie Sonta, Lulusan Akpol 2002 Berprestasi Jadi Tersangka Penyadapan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Rabu, 04 November 2026, 12:45 WIB
Ahrie Sonta, Lulusan Akpol 2002 Berprestasi Jadi Tersangka Penyadapan
Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Nama Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution muncul dan jadi perbincangan publik karena terseret dalam kasus penyadapan dan ilegal akses terhadap Presiden Prabowo Subianto. 

Ahrie bersama Irjen Eko Hadi Santoso dan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah ditahan.

Setelah ditelusuri, Ahrie merupakan salah seorang jenderal bintang dua Polri yang lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002.

Bahkan saking moncernya karir Ahrie jadi satu-satunya di angkatan yang saat ini menjadi Irjen, padahal dua atau tiga angkatan di atasnya masih banyak yang menjabat dengan pangkat Komisaris Besar (Kombes).

Sebelum ditunjuk menjadi Kadivkum oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Ahrie pernah menjadi sekretaris pribadi (Sekpri) Listyo Sigit saat menjabat Kapolri.

Bahkan Ahrie terpilih menjadi salah seorang dari empat ajudan untuk Presiden Prabowo Subianto.

Selama menjabat, Ahrie kerap menempati posisi strategis mulai dari Polda Jawa Barat hingga Polda Metro Jaya. 

Tercatat, Ahrie pernah menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, terlibat dalam pelaksanaan Operasi Nemangkawi di Papua, sampai jadi penyidik di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA