Pantauan
RMOL, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,88 persen atau turun 43,35 poin ke level 4.860,94.
Sepanjang perdagangan pagi hingga siang, IHSG bergerak di rentang 4.824,00 hingga 4.904,00. Indeks sempat dibuka di level 4.904 sebelum akhirnya tertekan dan ditutup di zona merah.
Tekanan pasar terlihat dari jumlah saham yang melemah. Sebanyak 525 saham terkoreksi, sementara hanya 116 saham berhasil menguat. Adapun saham lainnya bergerak stagnan.
Dari sisi sektoral, mayoritas indeks mencatatkan pelemahan. Sektor energi menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 2,71 persen, disusul sektor barang baku yang turun 2,61 persen dan barang konsumen nonprimer sebesar 2,41 persen.
Pelemahan juga terjadi pada sektor industri sebesar 1,96 persen, kesehatan 1,91 persen, properti 1,85 persen, infrastruktur 1,66 persen, transportasi 1,43 persen, teknologi 1,30 persen, serta keuangan 0,47 persen. Hanya sektor barang konsumen primer yang mampu menguat tipis 0,12 persen.
Sementara itu, indeks LQ45 turun 0,22 persen ke level 496,161 dan Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,37 persen ke 276,125. Sebaliknya, IDX30 menguat tipis 0,01 persen ke 280,227. Adapun MNC36 terkoreksi 0,31 persen ke 219,065.
Berdasarkan nilai transaksi, saham BBCA, BUMI, dan BBRI menjadi tiga saham yang paling banyak diperdagangkan pada sesi pertama.
BERITA TERKAIT: