TPIA hingga CUAN Serap Rp830,7 Miliar untuk Buyback

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 04 November 2026, 08:16 WIB
TPIA hingga CUAN Serap Rp830,7 Miliar untuk Buyback
Ilustrasi (Artificial Intelligence)
Kecil Besar
rmol news logo Aksi pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan empat perusahaan terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu telah menyerap dana sebesar Rp830,7 miliar hingga awal November 2026.

Keempat emiten tersebut adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN).

Dari keempat perusahaan tersebut, TPIA mencatatkan nilai realisasi pembelian kembali saham paling besar. Hingga 2 November 2026, perseroan telah membeli kembali 378.428.200 lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp518,2 miliar.

BRPT menempati posisi berikutnya dengan realisasi buyback sebanyak 99.100.600 lembar saham senilai Rp121 miliar hingga 30 Oktober 2026. Sementara itu, BREN telah membeli kembali 49.139.000 lembar saham dengan nilai sekitar Rp98 miliar hingga 1 November 2026.

Adapun CUAN membukukan pembelian kembali sebanyak 190.453.700 lembar saham dengan total nilai Rp93,5 miliar hingga 28 Oktober 2026.

Meski realisasi pembelian kembali saham telah mencapai Rp830,7 miliar, program buyback keempat emiten tersebut masih berjalan. Kondisi ini membuka peluang bertambahnya jumlah saham yang dibeli kembali maupun dana yang terserap hingga periode pelaksanaan berakhir.

Dari sisi anggaran, TPIA menyiapkan dana paling besar dengan batas maksimal Rp2 triliun. Sementara itu, BRPT dan BREN masing-masing mengalokasikan anggaran hingga Rp1 triliun. CUAN memiliki plafon dana buyback sebesar Rp500 miliar.

Dengan alokasi tersebut, total anggaran pembelian kembali saham dari keempat emiten mencapai Rp4,5 triliun. Namun, dana yang telah direalisasikan baru sebesar Rp830,7 miliar atau setara 18,46 persen dari keseluruhan anggaran maksimal yang disiapkan.

Masing-masing perusahaan juga memiliki jadwal penyelesaian program yang berbeda. TPIA menetapkan 28 Januari 2027 sebagai batas akhir pelaksanaan buyback. Sementara itu, BRPT, BREN, dan CUAN dijadwalkan menuntaskan program pembelian kembali saham pada 31 Desember 2026.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen BRPT menyampaikan bahwa pelaksanaan buyback tidak diperkirakan menimbulkan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional maupun pendapatan perseroan. Perusahaan juga memastikan bahwa posisi modal kerja dan arus kas masih mencukupi untuk membiayai program tersebut.

Sementara itu, manajemen TPIA menjelaskan bahwa dana untuk pelaksanaan pembelian kembali saham bersumber dari kas internal perseroan.

Dalam menjalankan aksi korporasi tersebut, keempat emiten turut menunjuk perusahaan sekuritas sebagai perantara transaksi. BRPT bekerja sama dengan Sucor Sekuritas, sedangkan TPIA menunjuk BCA Sekuritas. Adapun BREN menggunakan jasa BNI Sekuritas. Sementara itu, CUAN menggandeng BNI Sekuritas dan Trimegah Sekuritas untuk melaksanakan program buyback.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA