Realisasi investasi dari Singapura mencapai Rp37,9 triliun, disusul Republik Rakyat Tiongkok sebesar Rp12,9 triliun, Hongkong Rp7,6 triliun, Jepang Rp6,9 triliun, dan Korea Selatan Rp3,3 triliun.
Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto mengatakan, dominasi sejumlah negara tersebut mencerminkan kuatnya kepercayaan investor internasional terhadap Jakarta sebagai pusat bisnis dan ekonomi strategis di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan, jasa keuangan, serta berbagai aktivitas ekonomi bernilai tambah tinggi menjadi daya tarik bagi investor global untuk mengembangkan kegiatan usaha.
“Kepercayaan investor internasional merupakan modal penting untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi investasi utama, baik nasional maupun regional," kata Heru, dikutip Rabu 4 November 2026.
DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta juga memperkuat promosi investasi dan mengoptimalkan peluang pada berbagai sektor strategis.
Upaya ini diharapkan memperluas jangkauan investor, meningkatkan realisasi penanaman modal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Kami ingin investasi asing yang masuk ke Jakarta semakin berkualitas dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian," pungkas Heru.
BERITA TERKAIT: