IHSG Rebound ke Level 5.105, Saham Barang Baku dan Energi Pimpin Penguatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 02 November 2026, 12:35 WIB
IHSG Rebound ke Level 5.105, Saham Barang Baku dan Energi Pimpin Penguatan
Ilustrasi (RMOL via Gemini)
Kecil Besar
rmol news logo Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit ke zona hijau setelah sempat tertekan hingga menembus ke bawah level psikologis 5.000 pada awal perdagangan Senin 2 November 2026. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup menguat 0,95 persen atau bertambah 48,15 poin ke level 5.105,47 pada akhir perdagangan sesi I.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di level 5.039,54. Indeks sempat melemah hingga menyentuh posisi terendah 4.981,52 sebelum berbalik arah dan mencapai level tertinggi 5.125,74.

Penguatan IHSG turut ditopang mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 2,27 persen, diikuti sektor energi yang menguat 1,94 persen.

Selanjutnya, sektor infrastruktur naik 1,23 persen, perindustrian 1,09 persen, teknologi 0,58 persen, serta barang konsumen nonprimer 0,54 persen.

Sektor keuangan turut menguat 0,43 persen, properti dan real estat naik 0,28 persen, serta transportasi bertambah 0,14 persen. Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang melemah, yakni sebesar 1,74 persen.

Aktivitas perdagangan hingga jeda siang mencatatkan volume sebanyak 20,89 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,96 triliun. Sebanyak 344 saham menguat, 256 saham melemah, dan 116 saham bergerak stagnan.

Di jajaran saham unggulan LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi pencetak kenaikan tertinggi dengan penguatan 10,28 persen ke Rp236 per saham.

Posisi berikutnya ditempati PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 8,71 persen ke Rp1.935 per saham, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menguat 7,56 persen ke Rp128 per saham.

Sebaliknya, tekanan terbesar di kelompok LQ45 dialami PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang terkoreksi 5,88 persen ke Rp10.800 per saham.

Disusul PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang turun 2,16 persen ke Rp3.170 per saham dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 2,05 persen ke Rp715 per saham. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA