Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Kamis, 29 Oktober 2026, 02:12 WIB
Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas
Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
Kecil Besar
rmol news logo Pemegang konsesi minyak dan gas bumi (migas) yang tak kunjung menggarap proyek diminta segera mengeksekusi proyeknya atau menyerahkan konsesi kepada negara.

Menurut Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, langkah itu diperlukan untuk mempercepat pengembangan lapangan migas dan meningkatkan produksi minyak nasional.

“Jadi kepada Bapak-Ibu yang sudah memegang konsesi, sudah selesai POD tapi belum jalan-jalan, saya meminta untuk segera dieksekusi. Mohon bantuannya. Kalau tidak mampu, serahkan konsesi itu kepada negara,” kata Bahlil dalam acara FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026.

Ia mengatakan, pemerintah akan menawarkan konsesi tersebut kepada pihak yang mampu mengerjakannya, termasuk PT Pertamina. Kerja sama dengan perusahaan lain juga dapat dilakukan apabila diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan proyek.

“Sekalipun Pertamina punya negara, saya tidak meminta untuk kalian kerjanya lambat. Harus cepat. Kalau tidak, sharing dengan perusahaan yang lain. Karena kita butuh produktivitas dan peningkatan lifting di bangsa kita,” ujarnya.

Bahlil menegaskan, percepatan proyek migas menjadi pekerjaan mendesak di tengah kebutuhan energi nasional yang masih tinggi. Saat ini, konsumsi minyak Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sedangkan produksi atau lifting baru berkisar 600.000 hingga 605.000 barel per hari.

Kesenjangan tersebut membuat Indonesia masih harus mengimpor minyak dalam jumlah besar. Karena itu, pemegang konsesi diminta segera merealisasikan proyek yang sudah siap dikembangkan agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi nasional.rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA