Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 28 Oktober 2026. (Divhumas Mabes Polri)

Jajaran Polri mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan dialogis dalam mengamankan aksi unjuk rasa bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda di berbagai wilayah di Indonesia pada Rabu, 28 Oktober 2026,
“Kita tetap mengedepankan upaya yang humanis, tetap melakukan upaya preventif, preemtif kepolisian,” kata Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Suyudi mengingatkan agar peserta aksi menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat di muka umum.
“Kami berpesan tidak melakukan tindakan-tindakan yang anarkis,” imbau Kapolri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto menambahkan, pengamanan unjuk rasa di Jakarta melibatkan personel gabungan TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pengamanan dalam (Pamdal).
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pun sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat aksi di sejumlah titik, termasuk kawasan Sudirman-Thamrin dengan menyiapkan 1.000 personel.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: