Mengutip data Bloomberg, rupiah melemah 12 poin atau 0,07 persen ke Rp18.168 per Dolar AS.
Pelemahan ini terjadi di tengah harga minyak dunia yang kembali naik setelah kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengklaim melancarkan serangan rudal terhadap kilang minyak terbesar Arab Saudi.
Mengutip
Reuters, harga minyak mentah Brent naik 1,3 persen menjadi 115,36 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) ikut menguat 1,22 persen menjadi 101,12 dolar AS per barel.
Kenaikan tersebut terjadi setelah harga minyak terkoreksi hampir 2 dolar AS per barel pada perdagangan sebelumnya saat adanya harapan kemajuan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Namun, Houthi pada Selasa 27 Oktober 2026 mengklaim telah menyerang kilang minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco menggunakan rudal balistik. Kilang yang memiliki kapasitas pengolahan 550.000 barel per hari tersebut merupakan salah satu fasilitas energi besar Arab Saudi.
BERITA TERKAIT: