Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan, informasi tersebut disampaikan Duta Besar Abu Dhabi saat bertemu dengan jajaran pemerintah Indonesia.
“Duta Besar Abu Dhabi menyampaikan bahwa Pemerintah Arab segera akan mengirim minyaknya ke Indonesia sejumlah 30 juta barel tanpa biaya, tanpa
working capital, termasuk untuk kapalnya,” ujar Djoko dalam acara INPEX-FEED Completion Ceremony di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.
Djoko mengatakan, kabar tersebut diperolehnya setelah mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menerima Duta Besar Abu Dhabi bersama Presiden Direktur Mubadala Energy.
Selain membahas rencana pengiriman minyak, pertemuan itu turut menyinggung perkembangan Front End Engineering Design (FEED) proyek gas di Andaman, Aceh.
“Tadi mendampingi Pak Menteri (Bahlil), menerima Duta Besar Abu Dhabi bersama Presiden Direktur Mubadala yang beliau melaporkan salah satunya untuk FEED dari proyek gas di Andaman di Aceh,” kata Djoko.
Ia menilai rencana pasokan minyak tersebut menjadi kabar baik bagi Indonesia di tengah situasi geopolitik global yang masih tidak menentu.
BERITA TERKAIT: