Berdasarkan laporan Bloomberg, Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen ke level Rp18.136 per Dolar AS.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, bank sentral masih terus memantau pergerakan nilai tukar dan melakukan intervensi di pasar untuk menjaga stabilitas Rupiah.
“Ya, kita tetap ada di pasar. Ini tergantung supply demand hari ini. Pokoknya tetap kita monitor pergerakannya,” kata Destry di Jakarta.
Destry menegaskan, belum ada perubahan dalam strategi intervensi yang dilakukan BI.
Menurutnya, pergerakan Rupiah saat ini masih merupakan bagian dari volatilitas pasar yang terus dicermati bank sentral.
“Enggak, enggak ada perubahan. Ini volatilitas biasa. Tapi kita kan ada terus monitor. Kita lihat root cause-nya juga,” tandasnya.

BERITA TERKAIT: