Bursa Asia Menguat, Saham Teknologi Melonjak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 27 Oktober 2026, 08:51 WIB
Bursa Asia Menguat, Saham Teknologi Melonjak
Ilustrasi (Artificial Intelligence)
Kecil Besar
rmol news logo Optimisme terhadap rencana penawaran umum perdana (IPO) Anthropic di Amerika Serikat (AS) turut mengangkat sentimen investor di pasar saham Asia. Saham-saham teknologi menjadi salah satu pendorong utama penguatan, terutama di Jepang dan Korea Selatan.

Pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026, indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,7 persen. Indeks Topix juga menguat 0,4 persen. 

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan melonjak 3,8 persen, disusul indeks Kosdaq yang didominasi saham teknologi dengan kenaikan 2,9 persen.

Penguatan di kawasan Asia tidak terjadi secara merata. Indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, justru melemah 0,32 persen. Adapun kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 23.233, sedikit di atas penutupan sebelumnya di 23.211,81.

Saham-saham teknologi Asia bergerak mengikuti penguatan sektor teknologi Amerika Serikat. Optimisme terhadap rencana IPO Anthropic turut menopang minat investor terhadap perusahaan yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI) dan industri semikonduktor.

Di Jepang, saham SoftBank Group melonjak 7,6 persen. Produsen peralatan semikonduktor Tokyo Electron menguat 3,86 persen, sedangkan Advantest melesat 8,8 persen. Saham produsen chip memori Kioxia juga naik 2,5 persen.

Penguatan lebih tajam terjadi di Korea Selatan. Saham SK Hynix melesat 7,1 persen, sementara Samsung Electronics naik 5,2 persen. Kenaikan kedua saham tersebut turut menopang indeks Kospi, yang memiliki eksposur besar terhadap industri semikonduktor.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA