Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan hal tersebut setelah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam keterangan tertulis pada Senin, 26 Oktober 2026, Teddy menceritakan pengalamannya menyambangi sekolah tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk melihat langsung keseharian para siswa.
“Tadi malam, sepulang dari Hambalang, saya menyempatkan diri mampir ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat. Sengaja datang tanpa pemberitahuan sebelumnya, karena ingin melihat langsung keseharian anak-anak menjelang waktu istirahat malam,” ujar Seskab Teddy.
Dalam kunjungan itu, Teddy mengaku terharu melihat kondisi sekolah yang memiliki gedung baru, lokasi strategis, serta fasilitas lengkap untuk mendukung aktivitas belajar siswa.
Dia juga mengapresiasi dedikasi para tenaga pendidik dan pengelola asrama yang mendampingi para siswa, tidak hanya dalam kegiatan belajar, tetapi juga dalam keseharian mereka.
“Kepala sekolahnya seorang guru bahasa Inggris, didukung para guru dan wali asrama yang hebat-hebat, yang dengan penuh perhatian mendampingi anak-anak setiap harinya,” imbuh Seskab.
Teddy menyempatkan diri berbincang dengan para siswa dan mendengarkan kisah serta cita-cita mereka. Salah satu cerita yang menarik perhatiannya adalah pengalaman Al Tariq, yang kehilangan kedua orang tuanya sejak berusia tiga tahun.
Kini, melalui Sekolah Rakyat, Al Tariq kembali memiliki kesempatan belajar dan berani menggantungkan cita-cita setinggi mungkin.
“Saya juga berkesempatan mendengar banyak cerita dari anak-anak. Salah satunya Al Tariq, yang sejak usia 3 tahun telah kehilangan kedua orang tuanya. Kini, di Sekolah Rakyat, ia kembali memiliki kesempatan untuk belajar dan punya cita-cita besar, ingin menjadi dokter spesialis terhebat di Indonesia suatu hari nanti,” tulis Teddy.
Kisah tersebut menjadi gambaran bagaimana akses pendidikan dapat membuka peluang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan mengejar impian, terlepas dari keterbatasan yang mereka hadapi.
Teddy berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat membantu semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk membangun masa depan.
“Semoga seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali, dapat meraih cita-cita mereka kelak,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: