Dikutip dari akun Instagram @dashcam_owners_indonesia, terlihat mobil listrik BYD Atto 1 berwarna putih tersebut melaju tanpa suara di tengah kondisi arus lalu lintas yang ramai. Namun, mobil tiba-tiba hilang kendali. Setelah tabrakan pertama, pengemudi tidak menghentikan laju kendaraannya.
Parahnya, mobil kembali menabrak kendaraan di sampingnya dan seorang pengemudi ojek online (ojol) di depannya hingga terlindas. Mobil listrik tersebut baru berhenti setelah merangsek naik ke pembatas trotoar dan menabrak pagar pembatas pejalan kaki.
Terkait kejadian ini, Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula saat mobil BYD Atto 1 yang dikemudikan S (46) menabrak Honda Brio yang melaju searah di depannya.
"Semula kendaraan mobil BYD dengan pelat nomor B 1220 KDP melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Panglima Polim. Sesampainya di depan Win Hotel, karena kurang hati-hati dan konsentrasi, mobil menabrak kendaraan di depannya," ujar Kharisma saat dikonfirmasi, Sabtu 24 Oktober 2026.
Usai menabrak, mobil BYD Atto 1 oleng ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai HS. Korban terjatuh hingga terlindas dan mengalami luka-luka.
"Akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka (patah tulang kaki kiri dan lecet) serta kerusakan kendaraan," jelas Kharisma.
Bukannya berhenti, kendaraan terus melaju dan menabrak Wuling B 1835 ERZ yang sedang berhenti di kiri jalan. Mobil kemudian naik ke trotoar dan menabrak Mobilio B 1247 WZK serta Toyota Navi B 2447 TWB yang sedang parkir di Hotel Amaris.
Akibat kecelakaan ini, HS dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, S selaku pengemudi BYD Atto 1 diamankan warga dan diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

BERITA TERKAIT: