Koperasi Perumahan Rakyat Diluncurkan Bantu MBR Punya Hunian Layak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 23 Oktober 2026, 23:06 WIB
Koperasi Perumahan Rakyat Diluncurkan Bantu MBR Punya Hunian Layak
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari. (Foto: Kemenkop)
Kecil Besar
rmol news logo Kementerian Koperasi (Kemenkop) secara resmi meluncurkan Koperasi Perumahan Rakyat di Kabupaten Cianjur, sebagai langkah strategis memperluas akses kepemilikan hunian layak dan terjangkau, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus mendukung Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan 3 juta rumah.

Peluncuran ini diresmikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari mewakili Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

“Koperasi memiliki peran strategis tidak hanya sebagai wadah ekonomi anggota, tetapi juga menjembatani masyarakat, pengembang, dan lembaga pembiayaan,” kata Destry dalam peresmian Program Koperasi Perumahan Rakyat di Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Jumat, 23 Oktober 2026.

Agar berjalan terarah dan berkelanjutan, Kemenkop tengah menyusun Rancangan Peraturan Menteri tentang Kegiatan Usaha di Bidang Perumahan oleh koperasi.

"Regulasi ini telah melalui harmonisasi dan diharapkan memberikan kepastian hukum sekaligus mengatasi kendala seperti keterbatasan kemampuan uang muka dan pemenuhan syarat pembiayaan yang selama ini dirasakan masyarakat," ucap Destry.

Perumahan The Tamar Village menjadi percontohan model ini. Anggota koperasi, khususnya MBR, dapat mencicil uang muka secara bertahap dan terjangkau selama 24 bulan. Setelah lunas, koperasi mengajukan KPR sesuai ketentuan yang berlaku. Skema ini juga terbuka bagi kalangan tanggung dan menengah sesuai kemampuan masing-masing.

Kemenkop mendorong sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian ATR/BPN, LPDB Koperasi, pemerintah daerah, pengembang, lembaga keuangan, dan organisasi terkait. 

Destry menekankan, kolaborasi antar stakeholder menjadi faktor penting untuk memperluas akses kepemilikan hunian dan mendukung keberhasilan Program Strategis Nasional (PSN) pembangunan 3 juta rumah.

Dukungan LPDB Koperasi juga diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kapasitas usaha koperasi di bidang perumahan melalui skema pembiayaan yang sesuai dengan ketentuan, kelayakan usaha, dan persyaratan yang berlaku

“Serta menghadirkan solusi perumahan yang berkelanjutan dan bermanfaat luas, masyarakat sekaligus mewujudkan koperasi yang produktif, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan anggota,” ucapnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: AHMAD ALFIAN
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA