Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 23 Oktober 2026, 08:33 WIB
Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen
Ilustrasi
Kecil Besar
rmol news logo Kekhawatiran terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan (AI) dan kenaikan harga minyak membuat investor di pasar Asia-Pasifik cenderung menghindari risiko pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026.

Saham Korea Selatan memimpin penurunan di kawasan Asia. Indeks Kospi merosot 2,42 persen, sedangkan indeks Kosdaq yang didominasi saham teknologi turun lebih dalam sebesar 2,6 persen.

Pelemahan juga terjadi di Jepang. Indeks Nikkei 225 terkoreksi 0,49 persen, sementara indeks Topix yang mencakup saham-saham lebih luas melemah 0,86 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,21 persen pada awal perdagangan.

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong diperdagangkan di level 23.133. Posisi tersebut lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir indeks Hang Seng di level 22.934,68, mengindikasikan potensi penguatan saat pasar dibuka.

Sentimen pasar masih dibayangi kekhawatiran investor terhadap besarnya pengeluaran perusahaan untuk pengembangan AI serta kenaikan harga minyak. Kedua faktor tersebut menambah tekanan terhadap pasar saham setelah Wall Street lebih dahulu ditutup melemah. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA