"Kami sudah menyampaikan kepada Pak Kapolri, kiranya perlu untuk didalami lebih dalam lagi terkait untuk investigasinya," kata Menhub Dudy Purwagandhi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Selain Polri, Dudy juga meminta pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menelusuri penyebab kebakaran.
"Juga kepada KNKT, seluruh aspek kami menyampaikan mohon untuk dilihat, baik teknis maupun nonteknis, terkait dengan kecelakaan tersebut," imbuh Dudy.
Kendati demikian, ia bersyukur karena tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran ini.
"Alhamdulillah bahwa seluruh penumpang dan juga awak kapal bisa dievakuasi dengan segera dan alhamdulillah juga tidak ada yang korban jiwa," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, KMP Batumandi terbakar di perairan Selat Sunda, tepatnya sekitar 700 meter dari Dermaga 6 ASDP Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 16.34 WIB.
"Jumlah penumpang berdasarkan manifes sebanyak 420 orang, terdiri dari 393 penumpang di dalam kendaraan dan 27 penumpang pejalan kaki. Selain itu, kapal tersebut mengangkut 89 unit kendaraan," kata Kapolda Banten Irjen Hendra Kurniawan dalam keterangannya.
Pasca kejadian, ratusan penumpang yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Merak serta RS Krakatau Medika.
Setelah pemeriksaan kesehatan, para penumpang ditampung di Dermaga 6 Eksekutif ASDP Merak untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.