Hal itu disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Halaman Tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo menegaskan Indonesia merupakan bangsa yang santun dan sabar, tetapi tidak akan membiarkan dirinya terus-menerus diganggu oleh pihak luar.
“Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan. Saudara-Saudara, bangsa Indonesia bangsa yang santun, bangsa Indonesia bangsa yang sabar, bangsa Indonesia sering dihina. Tapi bangsa Indonesia percayalah tidak mau diganggu terus-menerus,” tegasnya.
Prabowo mengungkapkan bahwa sejak merdeka, Indonesia kerap menghadapi intervensi, provokasi, hingga upaya memecah belah persatuan melalui pemberontakan dan kerusuhan.
Dia menyinggung berbagai gejolak politik dalam sejarah Indonesia, termasuk peristiwa 1948, DI/TII, APRA, RMS, serta PRRI/Permesta. Kemudian situasi 1997-1998, ketika sejumlah pihak memperkirakan Indonesia akan terpecah pada 1999 hingga 2000.
Namun, menurutnya, Indonesia mampu melewati berbagai tantangan berkat ketahanan nasional yang kuat dan masyarakat yang semakin cerdas.
"Ternyata kita punya ketahanan nasional yang cukup kuat, Saudara-Saudara. Rakyat kita semakin pandai," kata Prabowo.
BERITA TERKAIT: