Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons gagasan yang sebelumnya diungkapkan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengenai rencana pembagian ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital beserta saldo awal.
Airlangga menegaskan bahwa pemerintah sama sekali tidak pernah merumuskan ataupun membahas rencana pengadaan dan pemberian ponsel gratis tersebut.
Menurutnya, wacana pembagian ponsel gratis tersebut tidak pernah ada dalam pembahasan resmi pemerintah. Meski demikian, ia memastikan bahwa program pembukaan rekening bank secara gratis tetap dipersiapkan oleh pemerintah untuk direalisasikan pada kuartal keempat tahun 2026.
Program tersebut kini tengah dimatangkan regulasinya oleh pemerintah agar bisa segera berjalan sesuai target.
Saat ini, pemerintah sedang mematangkan aturan teknis terkait pembukaan rekening bank secara otomatis bagi seluruh warga negara Indonesia yang telah berusia minimal tujuh belas tahun dan memiliki Kartu Tanda Penduduk.
Nantinya, rekening tersebut akan terintegrasi langsung dengan Nomor Induk Kependudukan sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperluas cakupan inklusi keuangan masyarakat.
Sebelumnya, adik Presiden Prabowo Subianto tersebut sempat menyampaikan adanya gagasan pengadaan ponsel gratis bagi tiga puluh persen penduduk yang belum memiliki akses perbankan. Ponsel tersebut direncanakan sudah terpasang rekening digital otomatis untuk memudahkan pengiriman berbagai dana bantuan langsung kepada masyarakat.
"Setiap warga negara akan diberikan ponsel yang dilengkapi rekening digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing," ujarnya dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026.

BERITA TERKAIT: