Saham kesehatan menjadi incaran investor pada Selasa, 20 Oktober 2026, membantu Dow Jones mencatat kenaikan lebih dari 1 persen ketika saham teknologi justru kehilangan tenaga di tengah keraguan terhadap besarnya investasi kecerdasan buatan (AI).
Pada penutupan perdagangan, Dow Jones Industrial Average naik 529,85 poin atau 1,02 persen ke level 52.495,88. S&P 500 menguat 21,84 poin atau 0,28 persen menjadi 7.712,57, sedangkan Nasdaq Composite turun tipis 6,07 poin atau 0,02 persen ke posisi 26.424,82.
Sektor kesehatan memimpin penguatan di antara 11 sektor utama S&P 500 dan mencetak rekor tertinggi. Saham Eli Lilly menjadi penyumbang kenaikan terbesar bagi S&P 500, sementara UnitedHealth, Merck, Johnson & Johnson, dan Amgen turut mendorong Dow Jones. Sektor jasa keuangan juga menguat 1 persen, sedangkan sektor properti naik 1,7 persen dan utilitas bertambah 1,2 persen.
Sebaliknya, sektor teknologi turun 0,3 persen dan menjadi penekan terbesar S&P 500. Saham Netflix melemah 1,7 persen, Meta turun 1,6 persen, dan Alphabet terkoreksi 1 persen. Pelemahan saham-saham berkapitalisasi besar tersebut membuat indeks sektor jasa komunikasi turun 0,9 persen.
Dari sisi emiten, saham 3M melonjak 5,8 persen setelah perusahaan memperluas kemitraan pusat data dengan Amazon dan menaikkan proyeksi laba setahun penuh. Equifax naik 11,3 persen setelah membukukan laba kuartalan di atas perkiraan analis, sedangkan Hasbro menguat 11,2 persen usai meningkatkan proyeksi pendapatan tahunannya.
Sebaliknya, saham General Motors anjlok 6,8 persen karena perusahaan memperingatkan tekanan biaya bahan baku yang lebih tinggi dan penurunan penjualan truk.
BERITA TERKAIT: